The Fairytale story series : Cinderella ( the glass shoes )

cinderella2

Title ; The Fairytale story series : Cinderella

Sub-title : (The glass shoes)

Author ; Asweety16 @my_nmASW #monggodifollow^^

Genre : Fantasy , litlle-bit Comedy , and others.

Lenght : Oneshoot

Rating : All ages ( aman 😀 )

main cast : – Kim SooMi as Cinderella ( Oc )

– Oh Sehun as A prince

Other cast :- Jessica Jung as A step-mother of Cinderella

– Kim Taeyeon as A step-sistter one Cinderella

– Kim Hyoyeon as A step-sistter two Cinderella

– Do KyungSoo or Kyunseo as Fairy Godmother

– Cho Kyuhyun or Oh Kyuhyun as Father of prince

– Kim Jongin as Advisor to the King

– All member Exo ( except Kyungsoo and Jongin )   as Bodyguard of Castle or A cousin’s of Rae Na

– Park Rae Na as The ordinary girl

– and others  you can find it in story

Note : Ekhm..tes satu-dua-tiga. Hello everi badeehh .. akhirnya bertemulagi dengan fairytale stories. Kali ini saya akan menceritakan kisah cinderella. Oh iya Jessica disini aku jadiin ibu-ibu soalnya terkesan agak galak hueheheh. Yah si Taeyeon jadi jahat -_- . Untuk mami Do , maafkan saya karena saya telah merubah anda menjadi perempuan didalam cerita saya ini maaf ya 😀 aduh jadi gender-switch gini huahahah.Untuk my beloved Kyuhyun oppa , maafkan saya karena telah merubah marga anda seenaknya T~T . Okay ini hanya karangan cerita pemikiran saya dan cerita dongeng Cinderella juga. Dan saya mungkin akan menambah bumbu yang memang nanti garing T~T. Yap saya juga sedikit Ralat dari cerita sebelumnya. Saya memakai Rae Na lagi karena ialah gadis yang menceritakan cerita ini.

Beware ,typo gentayangan dimana-mana , semua cast milik orangtua mereka masing-masing serta milik tuhan . Oc juga punya saya karena saya yang menciptakannya dan hasilnya~ TADA~ . Kecuali Kyuhyun yang telah sah menjadi milik saya XD

Poster by : G.Lin @cafeposterart

`•..•´´•:*´¨`*:•.••. S * T * A * R * T .••.•:*`¨´*:•´´•..•`

Summary : Soomi , Gadis yang lemah lembut tetapi selalu diperlakukan kasar oleh ibu dan kakak tirinya.  Suatu hari , gadis itu mendapatkan pertolongan dari seorang peri yang dapat merubah nya menjadi gadis yang cantik dan anggun untuk menghadiri acara yang diadakan disebuah kerajaannya tersebut. Saat ia sudah berada disana , Soomi bertemu dengan pangeran kerajaannya yang tampan sedang melayani beberapa tamu undangan kerajaan. Tetapi , sebelum jam dua belas , ia berlari dan meninggalkan istana tersebut . Sehingga akhirnya pangeran menemukan sebelah sepatu kaca milik Soomi dan mendapatkan celah siapa putri yang pemilik sebelah sepatu kaca tersebut.

Alkisah diceritakan ada sebuah keluarga yang dimana menempati sebuah rumah yang minimalis namun berkesan. Ditempati oleh empat orang yang terdiri satu orang ibu dan 3 orang anak perempuan. Suami dari ibu mereka bertiga sudah lama meninggal hingga akhirnya kekuasaan pemilik rumah ini ada di pihak sang istri dari suami ini. 3 orang perempuan anak ini terdiri dari..Hei? kok terdiri dari berapa? ya , mereka bertiga terdiri dari dua orang kakak tiri dan satu orang anak kandung yang asli dari suami dari istri-ibu nya- yang sudah meninggal.

Oh? benar! ibu nya sekarang adalah ibu tirinya. Ibu aslinya dari satu orang anak ini sudah lama meninggal semenjak ia masih kecil. Ibu tirinya tak selemah lembut ibu nya yang asli dahulu. Membentak,menghina,membudakkanya,dan segala caci makian kepada satu orang anak ini. Ibu tirinya sungguh jahat. Bahkan kakak-kakaknya dan ibu-tirinya- menyebutnya mereka Cinderella yang berarti gadis yang kotor dan penuh debu.

Ya, anak itu bernama Soomi , ia  selalu membersihkan ditempat yang kotor dan kadang penuh debu sehingga baju-bajunya yang ia pakai tak luput dari debu dan kotoran . Walaupun selalu penuh debu dan kotoran di tubuhnya karena habis membersihkan sesuatu , hatinya tidak pernah tersentuh dengan debu dan kotoran sama sekalipun. Ya , Soomi adalah gadis cantik lemah lembut yang selalu sabar melakukannya. Sifat ini diturunkan dari sifat ibunya-tentu yang asli-.

Ibu tirinya bermaga Jung-aslinya sebab dulu suami pertamanya yang sudah meninggal juga sama memiliki marga Kim seperti ayah Soomi –  ini memilik sifat bertolak belakang dengan Soomi. Cantik, memang cantik , selalu rapih dan terlihat bersih. Tidak ada pakaian yang kotor . Tetapi hatinya sudah terkena debu karena tidak pernah dibersihkan bahkan tidak mau membersihkan dirinya. Angkuh, itulah dia, selalu membentak , membudakkan Soomi , dan lainnya yang seharusnya tak dapat ia bicarakan kepada Soomi.

Anaknya? Oh ya Taeyeon dan Hyonyeon . Dua kakak-beradik ini selalu saja bersifat semena-mena kepada Soomi. Menyuruhnya dengan tak sopan kepada Soomi. Selalu ingin sempurna sehingga apa yang harus mereka lakukan sendiri menjadi tugas Soomi. Kadang tak luput juga dari pertengkaran kecil. Mereka selalu mengadu kepada ibunya . Hanya masalah baju mereka robek di bagian bawah rok -dress- mereka karena kelalaian mereka yang ingin melakukan kesengajaan mendorong Soomi , dan mereka yang menuduh Soomi sebagai pelaku yang sengaja menarik mereka agar mereka juga ikut terjatuh sehingga saat mereka terjatuh juga, rok mereka terkena batu yang cukup tajam untuk merobek rok mereka di tembok batu air mancur dekat mereka. Hei! itu memang sudah dari sana nya batu itu diletakkan! . Whatever you’re 

·٠•●♥ Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ ♥●••●♥ Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ ♥●•٠·

Pada suatu hari , dirumah mereka kedatangan surat atau pos dari istana kerajaan. Ibu nya yang menerima surat itu langsung mengecek isi surat tersebut. Kebetulan , Soomi berada didekat tangga yang sedang ia pel. Ibunya langsung memasang wajah senang saat membaca surat tersebut.

” Taeyeon! Hyonyeon!Sini nak! ada kabar gembira!! “. Ibu Jung meneriaki nama mereka dari posisinya didepan pintu tersebut. Soomi yang mendengar teriakkan ibunya tersebut menoleh beberapa detik kearah tangga yang memang sudah ada dua manusia yangs edang menuni tangga. Siapa lagi kalau bukan kakak-adik tersebut.

” Ada apa  ma? “. Tanya to the point Hyonyeon kepada ibunya.

” Kita diundang ke istana oleh kerajaan! ” Ibu Jung yang senang tersebut benar-benar membuat anak-anaknya membuka mulut mereka karena terkejut. Soomi yang mendengar pernyataan dari ibunya juga kaget dan langsung menoleh kearah ibunya serta dua anak kandungnya.

” HAH?! APA? GAK SALAH DENGER?”. Taeyeon yang terkejut matanya langsung membesar alias melotot dan shock. Ralat. Maksudnya gaya berbicaranya yang shock.

”  Im seriously dear! tonight we have to a beautiful dress up ! Ibu tidak mau anak-anak ibu tidak cantik nanti saat bertemu pangeran nanti! “. Ibu Jung langsung mengusap rambut kedua anaknya. Tiba-tiba matanya teralihkan kearah sosook Soomi yang masih memegang tongkat pel dan melihatnya. Pastinya Soomi juga ikut mendengarkannya.

” Kau! “. Soomi langsung menunduk dan langsung melanjutkan pekerjaannya yang tertunda.

” Tidak boleh ikut dan haruss menjaga rumah! sekaligus membersihkan seisi rumah ini! ” Soomi yang mendengar perkataan ibu-tiri-nya itu terlonjak kaget dan menunda pekerjaannya lagi.

” Ta-ta-tapi itu kan mengundang semua orang yang ada disini.. mengapa aku tidak boleh?”. Soomi tergugup bertanya kepada ibunya itu.

” Ini memang berlaku untuk semua orang yang berada dirumah ini. Kecuali KAU! ” Taeyeon membalas pertanyaan Soomi dengan menekan kata ‘kau’. Itu membuat hati Soomi sedih.

” Baju pun kau tak punya, apa mau pergi ke pesta dengan baju sepert itu? dekil , kotor , dan wajah mu.. haha! kusam dan iew~” Hyohyeon melanjutkan jawaban Taeyeon lagi. Ia tertawa sinis dan langsung menutup hidungnya dengan dua jari tangan kanannya seperti orang yang ingin mencium aroma bau. Soomi masih menundukkan kepalanya. Sungguh penghinaan yang amat sakit bukan pastinya?

” Sudah-sudah.. lebih baik kita siapkan baju kalian untuk malam nanti.. ” Ibu Jung yang sudah tidak mau mendengarkan kata anak-anaknya yang akan dilontarkan kepada Soomi tadi langsung mengalihkan pembicaraan dan mengajak kedua anaknya menuju ke lantai atas dan melewati Soomi begitu saja.

OhTuhan..kuatkanlah hati ku.. Batin Soomi yang tak lama kemudian air matanya tak dapat dibendung.

@malam harinya…

” Taeyeon! Hyohyeon! cepatlah sedikit!”. Ibu Jung sudah berada di depan pintu rumah mereka. Sementara itu, Taeyeon dan Hyohyeon tergesa-gesa menuruni setiap anak tangga yang mereka turuni. Soomi? ia sedang mengelap meja dekat ruang tamu yang berada dekat tangga juga.

” Ah! ibu nih! padahal kan kami masih merias rambutku ini..” Taeyeon mem-pout bibirnya dan merapikan rambutnya yang ia sampingin ke bagian kiri.

” Tau! aku kan sedang memakai blush on ku! ” Hyohyeon juga meraba-raba pipinya.

” Sudah-sudah.. anak ibu memang sudah cantik kok! “. Ibu Jung langsung mengusap kedua kepala anaknya itu.

” Ibu.. apakah lebih baik kita mengncinya saja? agar dia tidak keluar… ” Taeyeon melirik Soomi dengan tatapan jail dan jahat.

” Kau benar.. “. Soomi yang mendengar percakappan kedua ibu dan anak  tersebut langsung berlari kearah pintu yang akan merapat.

BRAK!

” Ibu.. kumohon..jangan kunci aku dari luar…!!”. Soomi mengetuk-ngetuk untuk memohon ke pada ibunya.

” Begini lebih baik.. ayo anak-anak nanti kita terlambat ” Ibu Jung yang sudah menyimpan kuncinya didalam tas tangannya tersebut langsung pergi meninggalkan rumahnya-rumah Soomi-.

Soomi terisak.. ia takut . Soomi menuju keruang tengah dan duduk ke sofa panjang warna peachnya yang menghadap kearah perapian tersebut. Perapian yang dapat menghangatkan suhu badannya tidak menyala sebab ia memang tidak menyalakannya.

Ia segera meringkuk. Menaiki kedua kakinya yang membuat roknya juga terangkat. Ia meneteskan sebutir demin sebutir. Ia merenungkan diri.

SREK!KESREK!

Soomi menyadari ada hal yang mencurigakan didaerah perapiannya. Beberapa debu yang pastinya dari cerobong asap perapian tersebut jatuh perlahan-lahan. Ia menghapus air matanya dengan cepat. Ia bingung..mengapa debu-debu cerobong asapnya jatuh?

GDEBUK!BUGHM!

Soomi kaget sehingga ia berpindah tempat ke atas sofa sehingga kakinya kembali menekukkan seperti orang duduk. Dan nyatanya..Soomijuga duduk diatas kepala sofa tersebut.

” UHUK! UHUK! HA-HA-HATCHIM!!” Soomi lebih kaget bahkan hampir terjatuh. Untung ia mengganjalkan tubuhnya dengan kedua tangannya disamping kanan-kirinya. Apa? bagaimana mungkin ada seseorang yang masuk lewat cerobong perapiannya. Baju putihnya menjadi kotor terkena abu. Rambutnya acak-acakkan dan kotor akibat debu cerobong asapnya. Mahkota bungannya sedikit miring dari posisi aslinya. Seseorang pun itu juga jatuh terduduk. Sesekali ia batuk dan bersin, tak lupa ia menggosokkan hidungnya dengan satu jari telunjuknya agar hidungnya tak gatal lagi sehingga saat bernafas hidungnya seperti orang flu.

Soomi menatapnya ngeri.. mengapa orang ini nekat sekali lewat cerobong asap nya? dan? memakai dress yang pastinya panjang serta terusan baju itu pasti mengembang. Memakai mahkota putih..dan membawa? tongkat sihir?

” Ya ampun..mengapa aku harus bertabrakkan dengan awan nimbus tadi.. apa dia tak punya mata sehingga~~ eh? ” Seseorang tadipun menyadari bahwa Soomi menatapnya terkejut sekaligus horor. Duduk diatas kepala sofa.

” Apakah kau adalah Kim Soomi? “. Seseorang itupun bertanya. Soomi ragu.. ia memang berwajah lucu bahkan matanya lah yang membuat Soomi gemas dengan orang yang bertanya kepadanya.

” I-i-ya. A-aku Soomi ” Seseorang yang bertanya kepadanya tersebut tersenyum senang. Wajahnya yang tercemong debu perapian itu tak bisa menyembunyikan keluguannya.

” Benarkah? Berarti aku harus berterima kasih kepada nimbus gendut itu^^ ” Nimbus? dia siapa? Ah.. lagian Soomi tidak ada urusannya sama hal yang bernama nimbus itu toh?

” Ya ampun..kau tau , aku diberi tugas oleh ibu  ku agar aku bisa membantu anak cantik yang bernama Kim Soomi malam-malam seperti ini. Padahal aku sedang asyik main Loji ” Orang asing itupun berdiri dan menepuk-nepuk bajunya agar debu yang berada di baju indahnya itu bisa hilang.

” Ka-kalau begitu lebih baik kau pulang saja..aku tidak apa-apa-“

” EITS! TIDAK BISA! Justru aku lah yang merasa bosan karena hanya bisa mendengar ocehan kakak-kakak ku yang agak gila itu. Kau tau? mereka selalu-lu-lu mengocehkan aku yang belum bisa menjadi peri yang bertelepathy tempat bahkan aku sering sekali mendapatkan kata-kata bodoh. Dan akhirnya aku terlepas ocehan mereka dengan tugas ku menolong anak cantik yang bernama Kim Soomi.. AH~iya-iya sebentar..” Soomi sadar.. ternyata ia adalah seorang peri. Pantas saja ditangannnya ada sejenis tongkat  sihir. Tunggu sebentar. Orang yang bisa disebut peri itu mengeluarkan secarik keras yang ia lipat dan ia keluarkan disakunya-tersembunyi-.

” Kim Soomi , Anak dari tuan Kim Sung Yu dan nyonya Im Yoon Ah yang digantikan posisinya oleh nyonya Jung Soo Yeon yang mempunyai dua anak bernama Kim Taeyeon dan Kim Hyohyeon  juga mempunyai sifat jahat dan jail kepada Soomi . Suaminya nyonya Jung yang bernama Kim Jong Woon sudah meninggal dan Ayah asli dari Soomi-Kim Sung Yu- juga sudah meninggal beberapa tahun yang lalu sesudah menempati pernikahan keempat bulannya bersama nyonya Jung. Nyonya Kim asli sudah meninggal saat ia berumur delapan tahun Dan nyonya Jung yang sekarang adalah ibu tiri dari Soomi selalu berbuat kasar dan selalu menyiksanya sehingga pada saat perayaan pesta kerajaan Soomi tidak diperbolehkan untuk ikut dengan mereka, Sekarang tugas mu adalah membantunya agar ia bisa pergi ke pesta kerajaan..salam-ibu mu Sungmeen. Apaan nih? mengapa ibu menuliskan bagian terakhirnya seperti ini? “. Oh.. peri ini memang bodoh. Mengapa ia membaca kalimat terkahirnya? dan apakah kertas yang diberikan oleh ibunya itu agar ia mengerti bahwa tugas dan identitas nya Soomi itu apa? orang yang mengaku peri itupun mengerutkan dahinya saat membaca bagian terakhir penutup kalimat dikertas itu.

” Mengapa kau tau semua tentang keluarga ku? “. Soomi terkejut karena peri tadi membacakan semua tentang fakta keluarganya.

” Heheheh maafkan aku..kertas ini pemberian ibuku. Oh ya.. aku lupa memperkenalkan diriku.. namaku KyunSeo,aku adalah peri termuda dari 6 bersaudara alias aku adalah anak paling bungsu . Dan ah~ bodohnya aku..mengapa aku belum membersihkan debu-debu jelek ini dari tubuhku ..”. Ia memperkenalkan dirinya dan lagsung mengayunkan tongkatnya kepada dirinya. Ia kembali bersih dan mahkota bunganya pun kembali dalam posisi yang seharusnya. Wajah nya sungguh menggemaskan. Lugu dan matanya yang besar.

” h-hai Kyunseo salam kenal.. ” Soomi terkekeh takut dan terkejut. Ia bingung. Mengapa peri seperti ini bisa bodoh? padahal.. menurut perkiraannya semua peri itu sangatlah hebat. Bisa menyebutkan seluruh fakta dirinya tanpa secarik kertas-yang dituliskan oleh yang tertua- .

” Okay Soomi mulai sekarang kau adalah temanku sekaligus orang pertama yang aku bantu-“

” HAH? PERTAMA?”Soomi langsung merusut ke bawah sehingga ia menempati duduk semulanya.

” Yap.. selama ini, aku selalu saja membantu ibuku memasak,mengurusi Loji , Bermain bersama nimbus , membantu ibuku bersih-bersih dan senantiasa mendengarkan ceramah dari kakak-kakak ku yang aneh itu.” What? Peri yang sering membantu ibunya merapihkan rumah? anak pintar..

” mengapa kau tidak dari dahulu membantu orang lain?-” Masih dengan tatatapan ‘ apakah iya? ‘

” Oh itu.. kata ibuku , kalau aku belum mencapai kematangan tingkat kebaikkan ku, saat aku melakukan sesuatu yang bermaksud menolong orang lain nanti akan menjadi hancur lebur..kacau dan lain-lain. Aku baru bisa menggunakan pertama kalinya ini dengan mu karena aku sudah melewati kebaikkan ku ^^ ” KyunSeo senang apa yang ia nyatakan. Soomi hanya ber-oh- ria.

” Untuk itu.. permulaan dan kematangannya sekarang adalah menolong mu datang di pesta kerajaan-“

” Bolehkah aku bertanya?”. Soomi memotong pembicaraan KyunSeo

” Tentu..” KyunSeo tersenyum manis kepadanya.

” siapa itu Loji? mengapa kau  menyebutnya juga bermain dengan Loji ? “. KyunSeo masih memerkan senyumnya itu. Soomi hanya menatapnya bingung.

” Ia adalah hewanku sekaligus temanku..sejenis Lemur kecil. Ia sudah kurawat semenjak ibuku menemukannya terdampar di dekat sungai sekitar sini.” KyunSeo menampakkan sebuah deretan gigi yang sepertinya sehabis ia gosokkan.

” Nah sekarang aku butuh emm tunggu sebentar-“. KyungSeo segera membaca secarik kertas itu kembali.

” aku butuh satu labu , lalu aku butuh enam tikus dan tikus yang berkumis..”. Soomi mengerutkan dahinya. Tikus?

” Tikus? dimana aku harus menemukan tikus-tikus itu? dan tikus berkumis itu?”. Soomi langsung menderetkan sebuah pertanyaan.

” Kau mempunyai tikus dijebakkan mu Soomi.. lihat saja jebakkan mu… pasti ada dan aku akan menunggumu ditaman belakang..”. Soomi yang sudah selesai mendengarkan titah peri bermata besar itupun segera menuju ke tempat dimana ia menaruh jebakkan tikus. Yap. Didapur tepat ada enam tikus. Lalu ia membawa jebakkan itu dan segera mencari jebakkan yang ia tempatkan. Dapat! ia menemukannya di gudang. Jika ia lihat tikus berkumis itu baik-baik..mengapa tikus berkumis ini manis?

Soomi langsung menuju belakang rumahnya atau taman rumahnya. Mengandeng dua sebuah jebakkan tikus. KyunSeo tersenyum. Dan menyuruhnya menaruh di hadappannya. Lalu , KyunSeo menyuruh mengambil labu bewarna oranye yang ukuran  sedang namun sudah dipastikan bahwa labu itu sudah hampir matang.

” Nah Soomi , letakkan labu itu disana.” Soomi melakukannya lagi dan ia mundur beberapa langkah dan mempersamai dengan posisi KyunSeo saat ini.

” EKHM! Change the night into a morning , This change to be nice! “ KyunSeo mengayunkan tongkatnya dan mengucapkan mantranya . Segera ia menunjukkan dimana labu , dan beberapa tikus itu berada.

CLING!

Labu dan beberapa tikus tersebut menjadi sebuah kereta kencana yang megah bewarna putih dan kuda putih yang ada seperti dikerajaan lainnya. Lalu..tikus berkumis tadi..APA?!

” Hei? kau itu laki-laki atau perempuan sih? “. KyunSeo mengacak pinggangnya saat melihat tikus berkumis itu berubah menjadi tikus yang cantik dan berambut hitam kecoklatan dengan pakaian yang akan menjadi kusir kereta kencana tersebut.

” AKU LAKI-LAKI BODOH! APAKAH KAU TAK LIAT AKU BERPAKAIAN SEPERTI INI HAH?”. Sang kusir yang berwajah cantik itu pun langsung memarahi KyunSeo sebab ia telah disangka bahwa ia perempuan.

” Ya-ya-ya.. kau memang berpakaian laki-laki sih..tapi wajahmu seperti perempuan , memangnya kau tidak pernah mengaca? “. KyunSeo mengintrupsikan diri si Kusir kuda itu.

” Memang dari sananya begitu bodoh! “. Oke.. Si kusir-cantik- ini tidak mau kalah dari Kyunseo.

” Kau ini kan tikus berkumis mengapa kau tidak ada kumis nya?” KyunSeo melawan perkataan Kusir cantik itu.

” Kau ini peri yang bodoh atau apa sih? jelas-jelas kau yang menyihirku agar seperti ini! “. Soomi hanya menutup wajahnya dengan kedua tangannya dan menundukkan kepalanya.

” AKU TIDAK BODOH! Kalau aku bodoh..pasti aku akan menyihirmu menjadi makanan siap saji! dasar..jamur jelek!”. Okay.. kusir pengemudi itu memliki rambut yang seperti jamur dan pendek.

” Kau lebih parah! seperti burung hantu kesasar! ” KyunSeo geram dengan kusir satu ini.

” Hei Taemin! kau mau aku ubah menjadi keju agar kau bisa dilahap oleh Loji ku hah?! Maaf Soomi.. tikus berkumis ini memang suka sekali ngajak ribut ” KyunSeo menoleh kearah Soomi yang masih menunduk dengan kedua tangannya yang menutupi mukanya. Soomi mengangguk pelan dan melepas kedua tanganya dari wajahnya.

” Kau yang ngajak ribut duluan! siapa suruh berkomentar bahwa aku adalah perempuan atau laki-laki.. lagian gini-gini juga masih bersyukur bisa dilahirkan sama ibu ku! mengapa bodoh mu itu harus dipelihara sih! kau juga kan! mana ada peri yang bermata bulat dan sering bermain lemur saat beraktifitas dimana pun kau sedang berada! “. Kusir cantik itupun menyeringai menang . Soomi membelalakan matanya karena ucapan kusir cantik itu dan menoleh kearah KyunSeo. KyunSeo sendiri kaget sekaligus geram sambil menahan malunya. Oke, KyunSeo kalah.. akhirnya ia mengehembuskan nafas beratnya.

” Whatever.. Jangan dengarkan dia Soomi, dia memang selalu begitu. Dan sekarang kau harus kuubah dulu menjadi anak yang cantik… kau harus bisa mengalahkan kecantikan si tikus kumis itu ” KyunSeo melirik kearah kusir yang sedari tadi duduk di tempat mengemudi keretanya. Oke..kusir tadi menggerutu sebal. Soomi terkekeh pelan.

” Ekhm! The morning dancing untill the night.. now dance with your new clock! ” 

CLING!

KyunSeo mengayunkan tongkatnya sambil membaca mantranya.  Soomi kaget karena ada beberapa cahaya yang berpancar dari tubuhnya. Lama-kelamaan.. cahaya itu mengelilingi tubuhnya. dari bawah.. hingga keaatas. Dan sampai bagian terakhir diujung atasnya , sihir KyunSeo menjadi  hujan kelap-kelip sebagai hiasan terakhirnya. Soomi melihat dari tangannya.. hingga bajunya. Berubah total dari yang biasanya.

” Kau sungguh cantik Soomi..” KyunSeo tersenyum senang karena hasil mantranya berhasil. Permulaan, cek √ !

” Oh? tunggu.. mengapa sendalmu belum berubah? hanya bajumu dan rambutmu saja yang berubah? “. Soomi memakai baju gaun pesta yang memang pantas untuk orang-orang yang tidak biasa. Baju nya yang bewarnabiru namun megar ini juga menambah kecantikkan sesungguhnya. Rambutnya yang juga disanggul dengan poninya yang sudah rapih membuat terkesan, cantik.

” Berarti sihirmu itu memang tidak satu paket dengan bajunya… payah sekali kau~” KyunSeo segera menatap si kusir cantik itu dengan tatapan ‘ diam kau! ‘

” Mana mungkin kau akan berpenampilan cantik namun dengan sendal rumah?” Soomi melihat kearah bawah tepatnya kakinya yang maish menggunakan sendal rumah.

CLING!

KyunSeo mengayunkan tongkat putihnya itu kearah kakinya Soomi. Seketika itu, Sendal rumah Soomi menjadi sepatu yang bisa kita bilang adalah sepatu dari kaca.

” Wow.. Complete! you so perfect! ” Soomi tersenyum. Dan KyunSeo segera mengajak Soomi ke tempat kereta kencana birunya yang sudah ada 6 kuda bewarna putih dan kusir cantik.

” Ingat Soomi…batasmu hanya sampai jam 12 malam saja, Jika kau telat..maka semua nya akan berubah. Pulang lah sebelum jam 12 malam.” Soomi sudah menaiki kereta kencananya dan melihat KyunSeo dari jendela pintu kencananya.

” Pasti.. sebelumnya terima kasih KyunSeo .. ” Soomi melambaikan tangannya sebelum kereta kencananya jalan. KyunSeo melambaikan tanganya kearah kereta kencananya.

” Jangan lupa! pulanglah sebelum jam 12 malam nanti!! ” KyunSeo masih melambaikan tangannya sambil berteriak.

” Kau tau.. aku harap , pangeran akan jatuh cinta pandangan pertama padanya. ” KyunSeo menoleh kearah burung hantu yang sedang bertegger dipohon dekat KyunSeo berdiri.

·٠•●♥ Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ ♥●••●♥ Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ ♥●•٠·

” Mengapa anak itu hanya tersenyam-senyum saja.. apakah ia tidak tertarik dengan wanita-wanita yang sedang memberi hormat kepadanya..” Sang raja sedang melihat dari atas balkon ruang tengah kerajaan istananya dengan menatap lurus bawah – ia sedang melihat anaknya- bersama penasehat rajanya yang juga sedang memperhatikan gerak-gerik anaknya dari atas balkon nya bersama sang raja- ayah dari anak pangerannya-.

” Mungkin belum ada wanita yang tepat untuk ditulis didalam hatinya tuan..” Sang penasehat raj itu pun memberi tanggapan. Memang seperti itulah kenyataannya. Belum ada yang mengisi sang hati pangeran.

” Hai pangeran! nama ku Taeyeon! salam ken-“

” Hai pangeran, namaku Hyohyeon.. ” Hyohyeon menyela perkenalan Taeyeon dengan pangerannya dengan cara sengaja mendorong Taeyeon agar berpindah posisi menjadi disampingnya.

” Bisakah aku menyelesaikan perkenalan ku dengan pangeran? “. Oke.. pangeran muda ini menutup wajahnya dengan satu tanganya. Karena ia tak mau melihat kedua orang ini bertengkar.

” Tuan putri.. kita sudah sampai ..” Pintu kereta kuda kencananya terbuka sedikit dan perlahan memunculkan kakinya .Melihatkan sepatu kacanya yang bersih . Dan menampakkan seorang gadis yang sedang berusaha turun dari tempat yang ia sedari ia tempati.

” Terima kasih Taemin.. ” Soomi tersenyum manis kepada kusir kereta kudanya. Dan Taemin melambaikan tangannya dengan balasan tersenyum kecil ‘ semoga kau berhasil ‘

Soomi berhasil di depan tangga menuju istana. Tangga itu cukup panjang menuju keatas agar bisa mencapai istana. Soomi mendongakkan keaarah tangga itu untuk memastikan bahwa ia bisa sampai ketempat tujuannya – istana -.

Soomi tersenyum kepada pengawal yang sedari tadi masih berada disampingnya – berada diposisi anak tangga kesatu – dan pengawal itu akhirnya melihat kearahnya. Akhirnya Soomi menginjakkan satu anak tangga dan terus menaiki hingga sampai pertengahan tangga.

” Gadis itu cantik sekali..” Pengawal yang baru saja disenyumi oleh Soomi itu pun segera memandangi Soomi yang sedang menaiki anak tangga satu-persatu. Pengawa berwajah anak kecil itupun masih saja memandanginya tanpa berkedip walaupun hingga akhirnya Soomi tidak terlihat lagi – bahkan pandangan Soomi yang semakin kecil – .

” Aku yakin gadis tadi menjadi cinta pertamanya..” Pengawal jangkung yang berbeda 3 anak tangga itu pun menyahuti perkataan pengawal anak tangga 1.

” Mana mungkin pangeran akan menolaknya jika perempuan itu terus saja tersenyum.. ” Pengawal berwajah trolling yang berada di anak tangga 7 itupun segera menyauti perkataan kedua pengawal tadi.

” Dan mana mungkin juga pangeran mau menjadikan salah satu dari kedua anak yang angkuh dari ibunya yang sombong dan jutek..” Pengawal yang bermata panda dan menjagga anak tangga ke 6 itu pun segera menambahkan pernyataan.

” Maksudmu? ketiga orang yang dua orangnya itu tadi  berdebat? ” Pengawal yang mempunyai wajah yang imut namun dipeerkirakan pendek itupun menyahuti perkataan pengawal bermata panda yang beda 1 tangga atau lebih tepatnya di anak tangga ke 5.

” Yah begitulah.. kau tau ? dua orang itu sudah bisa kubaca bahwa anak itu akan membuat pangeran sering bosan.. ” Pengawal bermata panda itu pun segera menoleh kearah temannya yang menanyakan kepadanya.

” Mengapa mereka bertengkar? ” Sang raja yang masih melihati kearah anaknya tersebut mendapati dua orang perempuan yang sedang bertengkar dan di tengah-tengah nya ada seorang wanita juga yang berusaha mempisahkan nya.

” 3 orang itu adalah keluarga Kim…dua orang itu adalah anaknya dari ibu yang sedang berusaha mempisahkan perdebattan itu tuan..” sang penasehat menambahkan fakta dari ketiga orang tersebut.

Dibawah sana, Pangeran memijit pelan pelipisnya. Dan saat ia menghadap lurus ke depan, ia melihat ada seorang gadis yang sedang memasuki istana. Pangeran yang melihat gadis itupun segera menghampiri sang gadis yang masih didepan pintu masuk istana. Ia mengambil satu kanan dari gadis itu dan segera mengecupkan punggung tangan yang telah disarungi oleh sarung tangan panjang se-sikut yang bewarna biru muda.

” Pangeran dimana? ” Taeyeon yang menyadari bahwa pangeran sudah hilang langsung menengok kesemua arah.

Pangeran segera membawa gadis itu ke dalam istana dengan membawa satu tangan sang gadis itu. Gadis itu adalah Soomi. Pangeran segera membawa ketengah-tengah ruangan tersebut dengan satu tangannya ia letakkan di pinggang. Dan Soomi segera mengikuti apa yang tadi pangeran lakukan. Mata mereka bertemu. Manik mata Soomi membuat sang pangeran tahu bahwa Soomi adalah anak yang manis.

” Lihatlah tuan.. pangeran sedang bersama seorang gadis..” Sang raja bangkit dari tempat duduknya dan segera melihat anaknya sedang menari bersama seorang gadis.

” Baguslah kalau begitu! awasi dia Jongin! ” Sangraja tersenyum puas dan segera meninggalkan balkon dengan wajah yang sumingrah.

” Wanita yang manis pastinya..” Sang penasehat langsung melihat adegan dibawah sana yang memperlihatkan sang pangeran dengan seorang gadis sedang menari.

” Bolehkah aku tau siapa namamu..” Soomi yang sedari tadi menunduk saat ia melakukan dansa bersama segera mendongakkan kepalanya .

” anu..anu.. namaku. Cinderella. Ya.. Cinderella. ” Soomi berbohong. Ia tak mau mengungkap nama aslinya. Oleh sebab itu , Ia menggunakan nama palsu yang diberikan oleh ketiga orang yang serumah dengannya.

” Cinderella? gadis secantk ini bernama Cinderella? ” Pangeran memiringkan wajahnya yang membuat kesan tampan untuk Soomi.

” Iya.. namaku Cinderella~”

” oke.. Cinderella..” Pangeran berusaha menyimpan memorinya agar ia dapat mengingat nama itu.

” Ibu..pangeran bersama siapa? mengapa pangeran sangatsenang dengan wanita itu? ” Taeyeon yang sedang meminum hidangan istana langsung bertanya kepada ibunya.

” Gadis itu cantik sekali bu..” Hyohyeon menambahkan pernyataan yang ia lihat.

Pangeran tampak tenang dengan adanya Soomi. Jantung mereka berdua berdegup kencang. dan ..

” Oh tidak..” Soomi bergumam pelan saat ia melihat jam besar yang jarum angka anjangnya hapir mendekati jarum pendeknya keangka 12.

” Ada apa? “. Pangeran bertanya kepada Soomi karena ia bingung mengapa ia bergumam seperti itu.

” Maaf pangeran..aku harus pergi ” Soomi melepas tangannya yang sedari tadi ia gunakan untuk berdansa bersama pangeran. Ia melesat berlari keluar istana.

” EH? ada apa dengan gadis itu? ” Sang penasehat yang sedari tadi memandang kearah bawah langsung panik karena gadis sang pangeran RALAT. Gadis yang berdansa dengannya melesat berlari. Sang penasehat juga langsung turun dari balkon istana tersebut.

Soomi berlari. Mengangkat bawahan bajunya yang megar dan panjang agar ia tak menginjak bajunya. Saat sudah menginjak anak tangga bawah yang terakhir , sepatunya copot. Ia baru menyadari bahwa ia sudah hampir mencapai kereta kencannya. Seseorang yang tak lain pangeran itu meneriaki namanya. Langsunglah ia bergegas memasuki kereta kencananya dan segera melesat keluar istana.

Pangeran masih memanggil namanya namun sudah terlambat. Tiba-tiba ia mendapatkan sepatu kaca . Ya.. itu milik ‘ Cinderella ‘ nya. Akhirnya ia mengambil sepatu itu dan memandangi sambil tersenyum.

·٠•●♥ Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ ♥●••●♥ Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ ♥●•٠·

Di suatu tempat , tepatnya seperti kamar tidur, ada seorang lelaki yang sedang tidur terlelap dengan kasur King Size nya yang empuk itu. Ia sedang bermimpi..bermain bersama anak-anak kecil yang sedang ditaman.. Lalu

BRAKK!

” RAJA!RAJA! BAHAYA!BAHAYA! GASWAT! ” Suara dobrakkan pintu kamarnya membuat ia terbangun panik dengan kedua matanya yang masih sipit bahkan kita bisa menyebutnya masih dalam keadaan setengah sadar.

” APA!APA! PENCURI!! PENCURI!! SIAPA KAU! ” Orang yang baru saja terbangun tadi-Raja- segera panik dan segera mengambil pedang kerajaannya untuk menodong ke orang yang telah membangunkan dari mimpi indahnya itu.

” SAYA JONGIN! GASWAT RAJA! GASWAT! ” Oh..itu Jongin. Akhirnya sang raja segera menurunkan pedangnya. Ia menguap. Tanpa ia sadari , sang penasehat segera menaiki kasurnya dan sekarang mereka berhadappan.

” Ada apa? gawat apanya?” Jongin terlihat was-was. Sang Raja sepertinya benar-benar ngantuk. Sehingga ia menguap kedua kalinya.

” GADIS PANGERAN KABUR!! ” Sang raja akhirnya membesarkan matanya yang sedari tadi menahan kantuknya.

” APA! BAGAIMANA BISA! ” Akhirnya raja menyemburkan teriakkannya itu didwajah sang penasehat.

” Tapi tunggu..” Jongin mengeluarkan sebuah sepatu kaca kehadapan sang raja dengan perlahan-lahan. Sang raja memandangi lekat sepatu itu.

” Sepatu? ” Sang raja bertanya dengan sedikit memiringkan kepalanya. Penasehatnya mengangguk.

” Begini tuan, bagaiman kita mengadakan sayembara siapa pemilik sepatu kaca ini. Siapa yang pas dengan ukuran sepatu kaca ini,maka ia berhak menjadi kekasih pangeran. Ini pun juga mendapatkan persetujuan dari pangeran muda. ” Penasehatnya itu memberikan saran kepada sang raja. Sang raja menggaruk dagunya layaknya berpikir.

” Baiklah.. jika anakku itu akan setuju dengan hal ini. saya juga setuju, sebab..sepertinya hanya perempuan itulah yang menjadi pandangan pertamanya.” Penasehat tersenyum senang.

” Kau? mengapa kau berada di tempat tidurku ? dan TIDAK MELEPAS SEPATU?! ” Sang penasehat hanya memperlihatkan giginya.

·٠•●♥ Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ ♥●••●♥ Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ ♥●•٠·

” KAU! BERANI-BERANINYA YA! SEKARANG KAMU SAYA HUKUM! SEKARANG SAYA TAK SEGAN-SEGAN MEMBIARKANMU KELUAR DARI KAMARMU SENDIRI! ” Nyonya Jung sedang memarahi Soomi karena bajunya yang gosong setrika.

” SOOMI TIDAK SENGAJA BU! SUNGGUH!” Nyonya Jung memasukkan Soomi kedalam kamar Soomi dengan keras sehingga Soomi terjatuh.

” JANGAN HARAP KAU MENDAPATKAN JATAH MAKAN MALAM HARI INI! BIARKAN KAU DIMAKAN OLEH TIKUS-TIKUS YANG SEDANG KELAPARAN! ” Nyonya Jung berhasil mengunci kamar Soomi dan menyeringai jahat. Kunci kamar Soomi dibawa oleh nyonya Jung . Dan Nyonya Jung pergi kelantai bawah karena anak-anaknya memanggilnya dari bawah. Ternyata, dibawah, ada yang sedang mengetuk pintur rumahnya-Soomi-. Nyonya Jung segera membuka pintunya.

” SELAMAT PAGI! ” Nyonya Jung agak terkejut. Ia mendapatkan dihadappannya adalah seorang laki-laki seperti pengawal kepercayaan dengan tubuhnya yang agak pendek namun terkesan imut ditambah senyumannya yang manis. Laki-laki itu membawa sesuatu dikedua tangannya dengan sebuah kain merah yang ada diatas benda yang memang agak mencondong keaatas.

” Kau siapa? mengapa bukan pangeran yang datang?” Nyonya Jung bertanya kepada orang tadi.

” Sebelumnya, Nama ku Byun Baekhyun. Salah satu pengawal kepercayaan kerajaan. Memang kami yang ditugaskan untuk melakukan sayembara ini. Memangnya anda tidak melihat pengumuman itu jika ada sayembara?” Pengawal bernama Baekhyun menjelaskan semua pertanyaan dari nyonya Jung.

” Oh..kami sudah mendengarnya..”Nyonya Jung hanya mengangguk-ngangguk mengerti.

” Halo nyonya Kim..bolehkan kami masuk, aku Kim Jongin,salah satu penasehat kerajaan sekaligus penasehat raja.” Nyonya Jung mendapatkan lagi seseorang yang agak tinggi dari orang yang bermarga Byun tersebut.

” Oh benarkah? silahkan masuk..” Akhirnya nyonya Jung mempersilakan kedua orang utusan rajanya untuk masuk kerumahnya. Setelah masuk, penasehat itu mengeluarkan selembar kertas yang ia gulung itu dan langsung ia tarik keaatasuntuk dibaca.

” Kami dari kerajaan Istana raja Oh sedang mengadakan sayembara. Sayembara ini bertujuan untuk mencari siapa perempuan yang menggunakan sepatu kaca ini-” pengawal imut itu langsung menarik kain oenutup benda tersbut. Benda itu adalah sepatu kaca.

” Untuk itu, kami memohon permintaan anda untuk menyocokkan apakah sepatu ini milik anda.. yang berstatus sebagai wanita pujaan dari sang pangeran muda Oh. Untuk itu, sekian dan terima kasih. Bagaimana nyonya Kim? anda memberi kami izin kepada anak-anak anda? ” Sang penasehat bertanya kepadanya sekaligus mengakhiri pengumuamannya yang ditulis dikertas gulungannya itu sambil menggulung kembali kertas yang telah ia baca.

” Tentu saja.. TAEYEON! HYOHYEON! KESINI NAK! ” Kedua anak tersebut segera menghampiri ibunya.

” Iya bu? ” Jawab mereka serempak.

” Nah..Ini kedua anak saya..” Sang penasehat dan sang pengawal tersebut memberi hormat dengan membungkukkan badannya 60 derajat.

” Taeyeon, ayo coba sepatunya..” Nyonya Jung mempersilahkan anak pertamanya itu dan Taeyeon segera mengangguk sambil berjalan menuju kursi sofa besarnya yang hanya muat ditempatkan hanya seorang diri.

” Eugh.. mengapa tidak masuk? ” Taeyeon yang sedang mencoba sepatu kaca yang diberikan oleh pengawal tadi sedang berusaha memasukkan kaki sebelahnya.

Nyonya Jung hanya terkekeh pelan kepada sang penasehat raja yang sedang melihat Taeyeon memasukkan kakinya. Sang penasehat hanya menggelengkan kepalnya pelan.

Soomi terduduk disisi ranjangnya sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Ia menangis. Juga terisak.

” Hei! ” Soomi yang merasa terpanggil oleh seseorangnya itu pun segera mencari sumber suara tersebut.

” Aku disini!! ” Soomi menoleh kearah jendela. Hei!itu KyunSeo!

” Syuutt! jangan menangis…” KyunSeo segera menghampiri Soomi yang masih menangis. Ia membungkukkan badannya agar ia dapat sejajar dengannya yang sedang terduduk. Ia menghapus air mata Soomi dengan perlahan-lahan.

” KyunSeo-“

” Syuutt!! jangan berisik..” KyunSeo meletakkan jarinya kedepan mulut Soomi dengan suranya yang berbisik namun pelan.

” Aku ingin kau mengikuti sayembara itu. Kau tau? aku meminta izin kepada ibuku dengan susah payah karena beliau sempat tidak percaya bahwa aku berniat menolongmu. Tapi karena ia mendengar pernyataan sayembara itu, ia mengizinkan ku..dan Ini.” KyunSeo mengambil  satu tangannya KyunSeo yang basah itu dan segera meletakkan sesuatu di tangannya.

” Ku-kunci? ba-bagaimana bisa-“

” Tenang.. ibu ku ahli dalam menduplikat seperti ini. Ayo! Tunjukkan bahwa kau adalah Cinderella yang cantik! bukan Cinderella yang dekil seperti kata ibumu itu..” KyunSeo segera tersenyum agar Soomi melakukannya dan mempercayainya.

” Kaki ku susah sekali dikeluarkan..” Sang penasehat segera mengusapkan wajahnya . Ia pusing dengan hal semacam ini. Sang pengawal itu menoleh kepada sang penasehat dan dsegera menggidikkan kedua bahunya. Pengawal itu masih diposisi yang sama, masih terduduk dengan satu lutut kirinya yang menjadi penombang badannya. Hyohyeon segera bangkit sehabis ia berhasil melepaskan sepatu kacanya tersebut.

” Apakah tidak ada lagi selain kedua anak anda?” Sang penasehat hampir frustasi karena ia bingung permpuan mana lagi yang menjadi ‘ Cinderella ‘ pangeran muda kerajaan nya itu.

” Tidak ada lagi..” Nyonya Jung menjawab pertanyaan penasehat raja tadi. Pengawal yang masih diposisinya itu segera menoleh kearah penasehat kerajaannya itu . Sepertinya ia akan pergi. Akhirnya mereka berdua yang dituuts oleh kerajaannya tersbut beranjak pergi keluar rumah Nyonya Jung. Tapi..

” Baiklah kalau begitu kami akan-“

” TUNGGU! MASIH ADA SATU ORANG LAGI! ” Semua orang yang berada dilantai bawah tersebut menoleh kearah atas tangga. Sang penasehat dan pengawal itu langsung tersenyum . Ia masih mempuyai harapan. Nyonya Jung bingung. Mengapa ia bisa keluar? sedangkan kuncinya itu ada ditangannya? mustahil!

Soomi sudah sampai di lantai bawah. Dan segera tersenyum kepada kedua orang utusan kerajaan nya tersebut.

” Bolehkah aku mencobanya?” Sang pengawal langsung mengangguk dan akhirnya Soomi duduk di sofa yang sehabis Hyohyeon duduki.Sang pengawal yang masih didaerah ruang tamu itu -sedangkan sang penasehat segera mengamhipiri sang pengawal yang baru saja kembali kedaerah ruang tamu-. Sang pengawal yang akan melewati hadapan sang nyonya Jung tersebut terjatuh karena nyonya Jung menyandung kakinya.

Akhirnya sang pengawal itu terjatuh dan sepatu kaca yang ia bawa dengan bantal itu segera terlempar-bahkan lebih tepatnya terjatuh dihadapan kaki Soomi-hingga menjadi serpihan-serpihan kecil yang tidak bisa dihubungkan lagi. Semuanya panik termasuk sang pengawal was-was. Nyonya Jung tersenyum licik.

” Mungkin kau bisa memasangkan kakiku dengan yang ini..” Soomi segera menegeluarkan sebuah sepatu yang sama dengan sepatu kaca yang sudah pecah itu. Mereka semua terkejut!termasuk nyonya Jung.Sang pengawal tersenyum senang -termasuk sang penasehat yang tersenyum manis melihat sepatu kaca yang Soomi pegang-. Akhrinya sang pengawal mengambil perlahan-lahan sepatu itu dari tangan Soomi dan segeramemasangkan ke kaki kaki kanan Soomi. Cocok.

·٠•●♥ Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ ♥●••●♥ Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ ♥●•٠·

” Akhirnya, sang ‘Cinderella’ yang pangeran cari adalah Soomi. Si gadis manis yang ia temui di kerajaan istana tersebut. Mereka mengikat janji suci mereka dihapan Tuhan. Lalu.. Soomi dan pangeran.. akhirnya bahagia untuk hidup selamanya… SELESAI!! ” Rae Na menepuk tangannya bahagia. Semua anak-anak asuhnya-bahkan lebih tepat sepupu-sepupu nya- ber-wow-ria.

” Huah.. co cuit..” Tao mengepalkan kedua tangannya kepipinya.

” Wow.. keren! aku suka!! ” Jongin juga ikut-ikutan berteputk tangan kecil yang senang seperti Rae Na.

” Nah.. Setiap cerita itukan mengandung moral.. apa pelajaran yang l=kalian dapat dari cerita ini?” Rae Na memlihat keseluruh tatapan keibuannya kepada mereka semua yang duduk dihadappan -tepatnya dilantai- dari tempatnya yang sedang ia duduki,Sofa.

” Aha! Sehun.. apa itu? ” Semua segera menengok tepat ke arah tengah . Sementara yang dibelakang Sehun -Tao ,Kris,Suho, Lay- hanya melihat dari punggungnya saja yang membelakangi mereka.

” cerita tadi ngandungnya itu kesabaran yang memang seharusnya kita kudu’ dipelihara. Sebab, sebenarnya, Tuhan telah merencanakan semuanya tanpa kita ketuhi. Sehingga, dengan cara kesabaran itulah Tuhan akan membantu kita menemui titik akhir semua rintangan yang telah kita lewati..benarkan ? ” Rae Na tersenyum. Semuanya terkagum-kagum dan ber-oh-ria.

” Betul.. cerita ini menceritakan..bahwa kita harus bersabah, bertabah , dan memiliki sisi kebaikkan hati dan diri kita juga. Kalau kita baik sesama lain, pasti kita bisa mendapatkan hikmah nya secara tidak langsung..” Rae Na tersenyum.

” Oh iya noona , apakah ini sepatu flat noona yang noona  kemarin car-cari?” Sehun mengeluarkan sebelah sepatu flat wanita yang bewarna coklat tua. Rae Na yang tadinya tersenyum segera membuka matanya besar-besar sebagai ekspresi terkejutnya.

” Berikan kepadaku! ” Sehun segera menjulurka tagannya kedepan Rae Na. Rae Na yang sudah mengambil septu flat itu segera melihat baik-baik sepatu glat yang Sehun berikan.

” SEPATU SAYA INI!! KAU TEMUKAN DIMANA?!” Rae Na masih membesarkan matanya dengan suara yang panik kepada Sehun.

” Dekat lemari Chanyeol hyung. Tadi aku sehabis mengambil guling untuk Luhan hyung.” Semuanya kaget. Dan segera berbondong-bondong menuju kekamar Chanyeol. Oh bukan, Chanyeol dan Baekhyun. Sehun juga baru menyadarinya saat ia mengucapkan kat-katanya itu. Chanyeol dan Baekhyu masih diam di posisi duduknya.

” Mampus…” Baekhyun dan Chanyeol mengucapkan kata itu bersamaan.

” YAK!! SENDAL KU! ” Chanyeol dan Baekhyun segera menelan ludah mereka dengan susah payah ketika Kris berteriak menggelegar sampai ruamg tamu yang mereka tempati untuk mendongeng itu.

” YAK! INI ‘KAN SENDAL CROCS KU YANG KU CARI-CARI SAMPAI SEMAPUT!.” Mereka berdua berdua berdiri perlahan-lahan dan segera mundur saat Tao menemukan sendal kesayangannya itu ditemukan. Mereka segera berbalik dan maju perlahan-lahan layaknya menginjak tanpa suara.

” EKHM!!.” Langkah mereka terhenti. Segeralah mereka menoleh kearah belakang secara bersamaan. Mereka berdua mendapati orang-orang yang sedang membawa satu sendal ditangannya dengan posisi melipat tangannya didepan dada. Mereka semua yang memegang sendal itu menatap mereka berdua dengan tatapan tajam. RaeNa yang berada diposisi paling depan untuk memimpin acara marathon pengejar-ngejaran yang akan dilakukan nanti itu mengetuk sebelah kaki kanannya kebumi. Ia melipat kedua tangannya didepan dada dengan dua sepasang sendal miliknya yang berbeda jenis sambil menatap elang kepada mereka berdua. Mereka berdua hanya menyengir.

” Hai Chanyeol! lebih baik kita harus mempersiapkan diri!.” Baekhyun dengan santainya menepuk bahu Chanyeol. Chanyeol mengangguk mantap.

” Bersiap-siap..satu-TIGA!.” Mereka berdua langsung melesat saat Chanyeol telah memberi aba-aba.

” KAMMMFFFRRRREEETT!! SINI KALIAN BERDUA!!.” Luhan segera maju duluan agar ia bisa mengejar Baekhyun dan Chanyeol yang sudah keluar ruangan tamu itu. Lalu diikuti RaeNa dan yang lainnya.

Mereka melempar sepasang sepatu atau sendal yang mereka bawa. Pengejaran marathon akhirnya dimulai..malam itu, mereka semua belum terlelap walaupun mereka sudah mendengar cerita fantasi anak-anak itu. Namun..nyatanya? akhirnya mereka akan meembocorkan baterai tidurnya itu dengan aktifitas yang seharusnya bukan dilakukan dimalam hari.

THE END

Selamat malam..berjumpa lagi dengan saya si pembawa berita alias si pembuat cerita AUTHOR nan cantik jelita cetar membahana badai yang berhasil memegang rekor dunia karena berhasil mengalahkan jambul khatulistiwa Syahrini telah menyelesaikan tugas mendongeng yang memang sedikit renovasi karena saya telah memikikannya. Bagaimana ceritanya? abstrak? yap! anda semua benar! saya memang sengaja mencampurkan versi cinderella disney. Oh iya jangan lupa komentar atau like nya dijejakkan disini karena itu adalah sumber semangat saya^^ lalu untuk-

Chanyeol : THOR! TOLONGIN KITA DONG! | Baekhyun : He’eh thor! kita dikejar lagi sama segerompolan preman rumah! |

Author : Hah? eh ngapain lu ngumpet dipunggung gue?! kayak dikejar hansip aja!

PLUKKK!

Author : Eh? kok ada sendal melayang dikepala gue sih?! siapa yang ngelempar-TUNGGU! kok ini kayak sendal bata lebaran yang gue cari sampai gue hampir nyemplung sepiteng itu ya?| Kris : ITU EMANG SENDAL LU THOR! NOH ADA TULISAN NAMA LU! | Author : Eh? masa? | Do : NOH MEREKA BERDUA YANG NGUMPETIN SENDAL LEBARAN LU YANG BIKIN LU HAMPIR ISDET GARA-GARA DIKEJAR ANJINGNYA BANG DONGHAE!|Author : OOO!! JADI SENDAL GUE SELAMA INI BERADA DISINI TOH!! | Chanyeol : eheheh a-ampun thor! | Baekhyun : Eh!eh! awas ada sapu melayang!| Chanyeol&Baekhyun : KABOOORRR!! |Author : Lalu untuk malam ini tugas saya selanjutnya adalah menyikat wajah mereka berdua karena mereka berdua telah menjadi tersangka menculik semua sendal yang ada didalam rumah ini..| Raena : EH BOCAH SEMPRUL! JANGAN LARI!! | Author : Saya author terima kasih dan sampai jumpa di next ff selanjutnya…DAFUQ! EH BOCAH! SINI LO PADA!JANGAN LARI!

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s