Laksamana Rempong ‘ Prolog + Chapter 1 ‘

laksamana-rempong-asweety16-storyline

Author : Asweety16

Tittle : Laksamana Rempong ‘ Prolog + chapter 1 ‘

Main cast :

– Alethea as Thea ( OC )

– Wu Yifan as Kris

-Kim Jongin as Kai

-Xi Luhan as Luhan

-Choi Jinri as Sulli

Oh Sehun as Sehun

– Huang ZiTao as Tao

Other cast : You cand find in story

Lenght : Chaptered / Long Chaptered

Genre : Comedy , School life , Friendship , Litlle bit action , Litlle bit Romance

Summary : 7 bocah tergabung dalam persahabatan konyol ini harus merasakan bagaimana perjuangan hidup yang dirasakan oleh beberapa pejuang dulu bertempur melawan penjajah. Lalu,apakah insiden yang akan menguras tenaga mereka untuk menyelamatkan diri mereka secara bersama-sama dan menolong targetnya? Inilah pemuda-pemuda rempong yang akan bersiap bertempur dalam aksi mereka. MERDEKA!

Note : Hai-hai.. disini saya akan jadikan prolog alias chapter pertama. So.. this is my story. DONT BE PLAGIATOR!. Ide dan jalan cerita milik saya serta otak saya. Cast milik Tuhan dan keluarganya dan OC milik SAYA!. Cek kidot now! Untuk kak YongMi yang juga sudah bersedia membuat ulang lagi posternya.. saya persembahkan cerita ini untuk kakak.. poster pertama aku simpen dan aku jadikan pajangan prolog 😀 XD. Thankyou loh kak.. Jika ada kesamaan mohon dimaafkan O:) .

Poster made from : LEE YONG MI @cafeposterart.wordpress.com

Teaser

ミ★S.T.A.R.T★彡

 

“ Kerempongan itu.. suatu kelebihan kita yang harus kita jaga selain kepribadian yang lainnya.Karena,tanpa kerempongan kita,

Kita bukan lah sebagian hidup yang nyata. Sehingga kerempongan itulah

Yang membuat mudah dikenali orang disekitar kita” – Thea.

 

Ah Shit! But, this is our history..

Ekhm.. nama gue Alethea Sugiharto Wijaya. Kalian bisa manggil gue T-H-E-A.Jangan panggil gue TEH! Apalagi ALE-ALE! Gue bukan penjual yang suka jual minuman begituan! Gue adalah perempuan yang alim dan unyu-unyu beud :3.. THE REALL FACT ME! DON’T COMENT! Gue bersekolah di SMAN 17 Bandung  and of course my best friends school in there. Hmm.. tanggal berapa ya kejadiannya? Lupakan.  Hal inilah yang membuat kami solider satu-sama lain karena insiden ini. Emang sih..nyebelin pakek banget..soalnya kejadian itu pas banget kemarennya luluran sama menyPedi cure T~T.

Author P.O.V begin’s..

KRING!KRING!KRING!

Bel berbunyi.akhirnya mereka semua masuk kedalam kelas mereka masing-masing.

“Selamat pagi anak-anak..”.Salam Pak guru yang ingin mengajar kelas Thea.Beliau menatap lurus kearah meja guru yang dekat dengan jendela tepat bersebrangan dengan taman kelasnya-sebenarnya juga milik beberapa kelas-.

“Selamat pagi pak..”. Jawab anak-anak serempak. Thea juga termasuk anak-anak yang menjawab salam gurunya tadi.

“Sekarang kalian baca buku paket halam 237-240.”Jawab guru mereka yang sedang mencari spidol. Tentunya di tempat pensil besarnya yang selalu dibawa kemana-mana oleh setiap guru.

Semua anak dikelas langsung mengambil buku paket  yang disuruh oleh guru mereka.Tetapi,ketika guru mereka ingin berdiri,Mukanya berubah menjadi orang yang sedang kesusahan untuk berdiri. Mereka yang sedang membaca buku tersebut tidak menyadari hal tersebut-termasuk Thea tentunya-.

“ The, gue minjem penggaris lu dong, gue mau nyobek nih kertas.. susah ego..” Teman sebangkunya menyenggol sedikit badan Thea .Akhirnya Thea bergeming menandakan iya dan langsung berbalik badan menghadap ke belakang untuk mencari penggaris di tasnya. Oh bukan. Ini saudaranya-Tao- . Lebih tepatnya memang ia sebangku dan sekelas.

SRRRREEEEKKKK!!

Suara robek terdengar sedikit jelas oleh beberapa murid –kecuali Thea yang jelas-jelas berdumel sendiri mencari penggarisnya- yang menyadari hal tersebut. Ternyata,suara robekkan tersebut adalah suara dari celana pak guru yang tertempel di lem bangku. Pak guru kaget dengan celananya yang bolong . Oh anak kecil tak boleh liat adegan ini. Ketahuilah bahwa guru yang terkena trap muridnya ini memakai dalaman boxer  Sinchan!

“ Duh! Penggaris gue mana dah? Masa sih gak kebawa?”. Thea mengacak-ngacak tas nya. AHA! Thea langsung meraba loker mejanya dengan tangan kanannya. Ia meraba ke semua arah dalam lokernya.

“Eh? Apaan nih”. Thea merasakan tangannya menyentuh sebuah benda yang kecil namun seperti ada isinya-empuk namun agak keras-. Dikeluarkanlah bendanya dan ternyata ia mengeluarkan sebuah lem super-sebut saja lem UHU-. Thea bingung , Ia tidak pernah membawannya setiap kesekolah..Dan beberapa detik kemudian dia baru menyadarinya.

“HAH?LEM UHU? ”. Kagetnya dengan nada yang agak pelan .

“o.. Jadi kamu yang narok lem dibangku saya?”. Tanya Pak guru yang sudah disamping Thea-dekat dengan mejanya-.

“BUKAN PAK! BUKAN SAYA!! SAYA BARU SAJA MENEMUKANNYA!”. Tegas Thea yang kaget karena ditanya oleh gurunya. Thea berpikir bahwa gurunya ini bisa ber-telepahty ke tempatnya.

“kamu ini masih kecil pinter ya ngusilin saya!”. Marah pak guru kepada Thea.

Suer pak! Demi Allah dah bukan saya..saya gak suka makan lem ginian!”. Thea mengangkat satu tangannya dan membentuk huruf ‘V’.

“ Halah! Sekalinya pelaku, yang pastinya gak mau jujur! Kamu mau bohongin saya ngaku-ngaku bukan kamu pelakunya? “. Pak guru mengambil lem yang ada ditangan kanannya Thea dan menunjuk-nunjuk ke arahnya.

“ Sumpah pak! Demi-.”

“ SUDAH! Saya TIDAK MAU TAU. Kamu harus berdiri di tengah lapangan menghadap tiang bendera sambil hormat! “ Kata pak guru yang menggunakan logat jawanya.

“ HAH?! PANAS PAK!”. Thea membuka mulutnya yang terkejut karena tidak bisa membayangkan bahwa kulitnya nanti jika terkena matahari akan gosong . Thea tak mau  itu.

“ Mau kamu ngebeliin BMW buat saya atau Samsung grand keluaran terbarupun saya tetap ngehukum kamu!”. What the hell is this?!nih guru kepedean tingkat langit keberapa sih? Ogah banget gua beliin nih guru Samsung Grand. BMW APA LAGI! MENDING GUE KASIH KETUPAT LONTONG AJA DAH!. Thea menggerutu kesal didalam hatinya dan masih menunduk karena terkena semburan gurunya.

“ Tapi pak saya-“

“ SEKARANG!!”. Pak guru sudah menunjuk kearah pintu kelas. Oh-Thea, jangan bersedih. Teman sebangkunya- tepatnya saudaranya- hanya bergumam kecil menyebut namanya. It’s okay. Thea membalasnya dengan tatapan meyakinnya kepadanya.

“kasian deh lo…”. Kata seseorang yang menyindir Thea dengan suara kecil dan tatapan usil terhadap Thea. Thea yang mendengar  tersebut hanya sabar dan menoleh kecil terhadap suara tersebut. Ia hanya bisa menggeram kesal kepada seorang perempuan tertawamenyindir bersama teman sebangkunya dan dibelakang bangkunya.Akhinya Thea langsung keluar kelas dan menuju kelapangan bendera.

¸,ø¤º°`°¨°`°º¤ø,¸

Gue Muhamad Sehunto Ihzar. Jangan panggil gue bihun.. karena gue bukan makanan atau tukang Mi soto. Jangan panggil gue Seto karena gue bukan Kak Seto. Cukup  go to the SE to the HUN.. SEHUN! Gue adalah anak terkece antara laut dan daratan -_-. Oke-oke.. konyol..Gue emang kesel sama adegan kejadian hari itu..gara-gara kejadian itu..Baju yang tadinya harum pewangi Downy tergantikan oleh bau keringat yang Auzubillahhiminasyaitonnirojim -_-. Serius gue! Semuanya juga bau gosong.. Tapi inilah sejarah gue bertemu sahabat-sahabat yang lainnya.

Author P.O.V begins..

“Nah anak-anak… sekarang, kita contohkan bagaimana cara memberi komentar seperti yang ibu bilang..dalam berkomentar harus berkata dengan cara yang sopan…Nah,Sehun .. ayo kedepan..”. Ajak bu guru kepada anak yang bernama Sehun.

“Bu,saya gak di apa-apain kan bu?”. Tanya Sehun yang takut.

“Enggak kok..sini Hun..”. Ajak bu guru lagi.

Akhirnya Sehun langsung menurut apa kata bu guru dan maju kedepan.

“Nah ayo coba..”. Kata bu guru yang menyuruh Sehun untuk melakukan aksinya EAAAAA..Ekhm kembali kecerita.

“ Ekhm.Selera ibu sungguh bagus.Baju nya rapih dan pas untuk dipakai hari ini. Tapi sebaiknya anda harus menambahkan aksesoris seperti.KECOAK!!”. Teriak Sehun yang melihat kecoa dibelakang bu guru.

Semua anak-anak langsung tertawa dan bu guru juga langsung meoleh kebelakang karena ada kecoa.

“Sehun ..Udah,jangan diulangi lagi seperti itu “ Kata Bu guru setelah melihat kearah kecoak tersebut.

“Astaughfirullah..Maaf kan saya bu.”.

“ Ya sudah,ibu maafkan sekarang, lanjutkan lagi..”. Sehun mengangguk.

“ Ekhm.. Amboy! Anda cantik sekali, anda seperti-SETTANN!!!” Lagi-lagi Sehun kaget karena melihat dijendela belakang bu gurunya ada yang muncul dengan topeng yang menyeramkan.

“MUHAMAD SEHUNTO IZHAR!!!!!!SEKARANG KAMU SAYA HUKUM SAMPAI ISTIRAHAT!!!BERDIRI DITENGAH LAPANGAN!!!”. Mukanya padam, Sehun benar-benar mengeluarkan keringat dinginnya. Sehun oh-Sehun. Nasibmu malang sekali.

“Ya Allah bu.. saya gak sengaja bu..maaf sekali lagi,tadi ada yang muncul dibalik jendela, suerr!!”. Mohon Sehun yang mengangkat kedua jari membentuk v.

“Kamu kalau kaget jangan mengada-ngada ya! Tadi kamu bilang saya harus pakek kecoa sekarang? Kamu ngatain saya mirip SETAN?”. Bu guru menekan kata setan dengan mata yang hampir keluar alias melotot dan memajukan mukanya yang hampir dekat dengan muka Sehun. Oh, Sehun memejamkan matanya dengan sekuat tenaga agar tidak melihat mata bu guru yang benar-benar memanas.

“ Sekarang juga kamu keluar dari kelas saya! KELUAR! JANGAN LUPA HORMAT MENGHADAP TIANG BENDERA!”. Tanpa ba-bi-bu-be-bo, Sehun menyerah, menyerah untuk pergi keluar kelas.

Di sisi lain..

“ YES!! MISSION COMPLETE! CIHUY!! AHAHAHAH”. Terdapat dua orang yang sedang mengumpat dibalik jendela kelas dengan senang karena sesuatu yang sudah dikerjakannya benar-benar berhasil.Salah satu temannya memakai jubah bewarna putih polos yang dikasih aksesoris topeng seram yang sengaja ia taruh di atas kepalanya saat ia sudah sampai bahkan tengkurap diatas rumput-rumput hijau yang kecil.

“ SYUUUTT! Ish elu..diem apa? Jangan keras-keras! Nanti ketauan sama mak lampir gimana?”. Salah satu orang tersebut-yang membawa kantong plastik- memberi peringatan kepada teman disampingnya.

“ Yah lu nya juga sih.. huahahah puas dah gue.. hahaha”. Anak itu tertawa senang dengan pelan. Dan mereka berdua langsung high five kembali. Mereka adalah anak-anak yang berhasil mengerjai Sehun tadi.Minwoo dan Hyunseong.

¸,ø¤º°`°¨°`°º¤ø,¸

Nama gue Muhamad Luhanto Ihzar. Gue bukan HANTO yang ada di filem-filem begituan dan JANGAN SAMAIN GUE DENGAN IKAN LOHAN! Cukup panggil L-U-H-A-N. Pasti kalian udah liat cerita yang ada diaatas gue kan? Yap..itu kembaran gue.. dia adek gue. Beda 10 menit sama gue,jadinya gue adalah anak pertama yang lahir dari dalam perut mama tercintah :*. Gue adalah anak yang terimut seantero kebun binatang yang berhasil mengalahkan ketampanan sang raja hutan dan keunyuan si telinga panjang 😀 -_- .Gue hampir aja gosong kayak makanan semur. Lo tau gak sih? Gue disitu nyesel banget-nget-nget-nget keramas 3 hari berturut-turut biar rambut gue pas abis main bola masih tetep wangi..dan? WTF nya.. insiden ini membuat rambut gue apek mengalahkan bau ketek simpanze.Dan.ini awal persahabatan kami..

Author P.O.V Begins..

“ Ah elah si Donghyun mana sih?” Luhan sedang mncari-cari seseorang ke koridor sekolah yang sepi. Mengapa ia belum masuk kelas? Ia sehabis kekamar mandi dan sedang mencari teman kelasnya yang meminjam beberapa kelereng untuk keperluan sesuatu. Ia membawa 1 kantong kecing yang bisa menempati banyak kelereng. Namun jika semuanya telah terkumpul, itu baru setengah kantong. Sekarang yang tersisa atau yang dirasakan sang pemiliknya hanya seperempat kelereng. Anak ini suka sekali bermain kelereng.

“ Ah gue cabut dah..lagian udah masuk ini kan ada tuh bocah.” Luhan berjalan lurus untuk menuju kelasnya.

“ Pagi anak-an-“

BRUKK!!

Baru saja pak guru ingin masuk kelas namu sudah terjatuh akibat menginjak sesuatu yang kecil seperti bola. Itu kan kelereng? Siapa yang membawa kelereng?. Semua anak-anak hanya tertawa umpat. Korban jebakkan salah satu muridnya ini pun meringis kesakitan. Bokongnya yang terjatuh keras membuatnya susah berdiri.

“ Lah? Kok ada kelereng bertebaran? Wah! Punya gua nih!!”. Luhan yang hampir sampai ke kelas langsung memungut kelereng yang bertebaran. Ya, itu kelereng yang sehabis diinjak oleh guru yang akan mengajarinya dikelas.

“ EKHM!!”. Luhan yang sedang jalan jongkok untuk memungut tiba-tiba kaget dan terdiam bahwa di depannya ada sebuah dua kaki yang kaki kirinya mengetuk-ngetuk lantai. Perlahan-lahan ia tengok.

“ BAPAK?!.” Ia kaget melihat orang yang sedang berkacak pinggang dan meringis kesakitan. Itu gurunya.

“ Bagus ya ngerjain orang yang udah tua hah?!.” Pak guru yang sudah berdiri tadi langsung menjewer kupingnya. Luhan sontak juga meringis kesakitan dan memohon agar jewerannya dilepas.

“ Bu-bukan saya- AWWW SAKIT PAKK!!” anak-anak sontak tertawa. Gurunya terus saja memngomelinya.

“ PANTAS KAMU TADI SAYA LIAT TIDAK ADA! KALAU BEGITU KAMU SAYA HUKUM BERDIRI DI TENGAH LAPANGAN MENGHADAP TIANG BENDERA SAMBIL HORMAT SAMPAI ISTIRAHAT!!!”. Sang guru yang masih saja menjewer Adam lebih mengeraskan jewerannya dan berpidato akhir dengan khas gaya marahnya.

“ Sumpah pak demi Allah..saya gak ngelakuin.Saya gak tau apa-apa malahan pak!  saya kan baru masuk kelas masa saya yang-AWW!.”

“ Kamu ini gak mau ngaku juga? Sudah tau kamu yang bawa kantong sebesar itu! Dan itu kelerengkamu kan? Sekarang cepat kamu ketengah lapangan! SE-KA-RANG!.” Akhirnya pidatonya selesai sekalian melepas jeweran kepada anak muridnya itu. Luhan hanya pasrah dan harus meringis kesakitan karena kupingnya berdenyut sehabis dijewer oleh gurunya tadi.

“ Hahahaha.. hus hus! “. Luhan mendengar seseorang mengusirnya. Ia menatap tajam ke arah orang tersebut-Youngmin sedang menatapnya dengan ‘rasain deh lo!kasian deh lo!’ namun ia tetap melangkahkan kakinya menuju tengah lapangan. Anak-anak yang masih tertawa dihentikan oleh gurunya,dan malangnya ia melanjutkan masuk kekelas yang akan ia ajari seperti kakek-kakek yang encok. Nasibmu sepertinya sama dengan tiga anak diatas itu bukan?

¸,ø¤º°`°¨°`°º¤ø,¸

Hai..gue Ambara Kailan Hardi. Jangan panggil gue Bara karena gue bukan batu yang buat gosongin benda. Panggil gue KAI aja udah cukup. Kulit gue kayak sawo,namun ketampanan gue tidak akan pernah hilang B) .Eh! Fakta ini!! Kata mak bapak gue aja bilang begitu!!bahkan perempuan yang pernah gue pacarin aja banyak yang tergila-gila sama gue. Gue bertemu dengan sahabat-sahabat aneh bin langka itu saat kejadian dimana celana gue itu dikasih perment karet sama anggota yang bikin gue muntah 100 kantong plastik -_-. Tega emang nih insiden bikin gue kayak kue brownis kukus -_-“ .

Author P.O.V Begin’s..

“ Oke anak-anak silahkan yang namanya saya panggil diharapkan untuk menulis jawaban di papan tulis..”. Anak-anak murid yang berada di kelas Kai masih fokus mengeluarkan segala kebutuhan pelajaran gurunya. Semua murid berkasak-kusuk membalikkan halaman buku tulis mereka untuk melihat pekerjaan rumah mereka.

“ Sinar,Sungmin,Sora,Vivi,Kai, silahkan untuk mengerjakan soal sesuai urutannya masing-masing”. Nama pertama yang dipanggil oleh pak guru segera maju sampai keempat. Kai yang sedang membolak-balik halaman buku paketnya segera menyalin sesuatu dibuku tulis pelajarannya. Oke..Kai akan maju kedepan. Tapi.. saat ia berdiri ,mengapa ia seperti menempel dibangku? Hei? Ayo berdiri!

“ Belo-tolong gue dong..”. Kai menyenggol sikut temannya yang sedang mengerjakkan sesuatu seperti Kai juga. Akhirnya Kyungsoo- teman sebangkunya yang sering Kai panggil belo -bergeming walaupun singkat tapi Kai mengerti.

Kai segera menggeret kursinya-berserta badannya yang ikut dia geret-ke samping kirinya. Gurunya yang risih dengan suara memilukan gesekkan antar lantai dan kursi itu segera menengok kearah Kai. Sedikit murid juga menengok kearah mereka berdua yang dimana posisi Kyungsoo berada di posisi belakang kursi Kai dan Kai menunduk agar ia juga bisa menarikkan tubuhnya.

“ Satu-dua.” Kyungsoo dan Kai berusaha menarik bangku dan tubuhnya setelah Lukman memberi aba-aba agar Kai bersiap-siap menarik tubuhnya juga.

“ Ah! SE-MA-NGAT-!”. Baru selesai mengucapkannya,Kai terlepas dari kursinya dan kakinya tidak bisa direm untuk berhenti. Kyungsoo yang menarik kursinya itu ikut terjengkang dan terduduk kelantai-juga kursi yang ia pegang juga menimpanya-.

BRUKK!

AWWW! Itulah kata yang selalu diucapkan ketika kita merasakan sesusatu yang sakit. Sama seperti Kai yang terjatuh tengkurap tepat dihadapan gurunya. Eh? Oh tidak KAI!! Kau menurunkan celana gurumu hingga jatuh mengenai sepatunya! Dan? jangan ditanya lagi. Gurunya sekarang hanya memakai celana boxer bewarna merah dengan motif MILO? Akhirnya gurunya menutupi celananya dengan kedua tangannya. Ia sungguh malu karena semua muridnya melihatnya dengan tatapan tidak percaya bahwa gurunya suka si monyet Milo bahkan ada yang tertawa. Ah! Kai hanya kaget dan tidak percaya bahwa ia akan menarik celana gurunya. Sekarang gurunya langsung menaiki dan membetulkan celana pencilnya. Kai segera berdiri dengan memegang dadanya yang terbentur keras ke lantai.

“ Bagus kamu ya!!.”Beliau yang sudah membetulkan celana langsung menjewer anak muridnya yang sekarang memegang perutnya-itu juga bagian yang sakit-. Anak-anak yang melihat Ahmad dijewer kembali  tertawa. Kyungsoo? Dia masih berposisi duduk yang ditiban oleh  kursi Kai dan hanya melihatinya dengan tatapan kasian.

“ Kamu saya hukum berdiri ditengah lapangan menghadap tiang bendera sambil hormat!.” Kai yang masih bisa mendengarkan ocehan gurunya masih meringis kesakitan.

“ A-ampun pak! Nanti kalau kulit saya tambah gosong gimana? AWW!!.” Gurunya masih saja menjewernya.

“ Tidak ada tapi-tapian! Sampai IS-TI-RA-HAT! Mengerti?!”. Beliau  mengeja satu-persatu kata ‘istirahat’ nya kepada sang anak yang sedang ia hukum. Akhirnya dan akhirnya Kai pasrah keluar.

“ Hei Kyungsoo!,kembalilah pada tempat dudukmu!.”

¸,ø¤º°`°¨°`°º¤ø,¸

Hai..nama gue Sullita Yardhani Rif’ah. Jangan panggil gue TIMUN SURI karena gue bukan buah!. Cukup Sulli. Gue adalah anak anak cantik yang berhasil mengalahkan Kristen Stewart :3 . NOT COMENT!. Gara-gara insisdiden ini, gue harus mikir 10 kalilipat lagi ngerjain tugas guru gue. Rambut gue yang udah lurus-lurus nya gue sisirin 7 hari 7 malem inipun harus kusut dan berapa jam gue harus menyisir nya kembali? 6 jam bok! Rambut gue juga bau apek bahkan serasa dioven kayak salon-salon itu loh.. Gosong bok! Tapi.. gitu-gitu , insiden ini menjadi sejarah gue yang tak pernah gue lupain..

Author P.O.V Begin’s..

“Anak-anak,keluarkan tugas kalian yang sudah bapak suruh dari minggu kemarin..Nah..ketua kelas tolong ambilkan semua tugas ya…”. Titah Pak guru kepada semua anak.

Ketua kelas langsung mengambil tugas anak-anak.

“Loh? Kertas gue mana ya?perasaan gue bawa dah..kok lu ngilang sih?”. Ucap Sulli yang sedang mengaduk-ngaduk tas ranselnya.

“Mil? What happened ae naon atuh?”. Tanya ketua kelas –Chen- yang sudah berhenti dimejanya.

“Kertas gue gak ada CHEN!”. Jawabnya yang masih mengaduk ngaduk tas.Panik. Ia begitu panik.

“Coba liat ..sini, ane bantu..”. Tawar Chen kepada Sulli. Mereka langsung mencari di tas Sulli. Dan saat mencari diloker Sulli ternyata…

“Loh?kok belum diisi Sull?”. Chen mengambil kertas yang ternyata tugasnya Sulli yang mereka berdua cari.

“Hah? Masyaallah! Gue udah ngerjain!! Nah? Siapa yang ganti nih kertas?!”. Panik Sulli yang melihat kertas tugasnya masih belum ada tulisan tangannya. Sulli yang sudah mengambil kertasnya dari tangannya Chen langsung membolak-balik kertas yang tidak tersentuh oleh coretan pensil apapun.

“Nama gue?perasaan tulisan gue bukan begini deh, wah ada yang gantiin nama gue nih jangan-jangan!!”. Sulli menunjukkan kertas tersebut kepada ketua kelas agar ketua kelas bisa melihat apa yang ditunjuk Sulli tadi.

“Sulli? Kamu tidak mengerjakan tugas ya? “. Entah kapan pak guru sudah berdiri disamping Sulli.

“Sudah pak! Dari bapak suruh saya ngerjain! Malam nya saya kerjain pak!”. Kata Sulli yang ingin memberikan pernyataan.

“Lalu? Kenapa tugas mu belum dikerjakan?”. Tanya pak guru lagi yang mengambil tugas Sulli.

“SUDAH! SAYA SUDAH MENGERJAKANNYA! TAPI INI ADA YANG NUKERIN PAK!”. Bela Sulli yang menunjuk ke tugasnya.

“Bilang saja kamu belum mengerjakkannya,Saya gak mau tau…kamu saya hukum berdiri di tengah lapangan menghadap tiang bendera  sambil hormat sampai istirahat..sekarang!”. Ucap pak guru yang sudah tidak mau basa-basi lagi.

“Tapi pak-“

“Sudah!apa kamu mau saya tambah sampai siang?”. Tegas Pak guru.

“Iya iya..”. Pasrah Sulli yang langsung menunduk dan menuju keluar kelas.

“Cupcupcup..”.suara tersebut terdengar dikuping Sulli .Sulli hanya kesal dengan perbuatan teman perempuan yang menyebalkannya tersebut. Teman sebangkunya dan sang ketua kelas hanya menatap nanar kepadanya namun Sulli berusaha sekuat mungkin . Dan akhirnya Sulli menuju keluar kelas dengan lesu.

¸,ø¤º°`°¨°`°º¤ø,¸

“ Nasib-nasib..udah panas, aus lagi nih tenggorokkan.” Terdapat 5 orang anak yang tengah berdiri ditengah lapangan. Seorang anak laki-laki yang tepat disamping kiri wanita berkerudung itupun bergeurutu sendiri.

“ Lu kira gue juga gak aus gini? Dehidrasi malah gue berdiri 3 jam disini.” Anak perempuan yang tepat dikanan perempuan berkerudungpun juga ikut menyahuti tanggapan laki-laki yang ada di samping kirinya wanita berkerudung.

“ Kaki gua serasa kayak di oven..” Anak laki-laki yang berada diujung barisan kiri menyahuti tanggap dua anak tadi.

“ aish.. udah luluran lagi nih gua.. kalau gue begini mah mending nanti aja gue menipedi cure nya.” Perempuan berkerudung tadi akhirnya menanggapi semua pernyataan anak-anak tadi.

“ Rambut gue yang udah wangi-wanginya dikasih shampo lifeboy pasti bau lagi nih gara-gara keringettan begini!” Anak yang berada ditengah-tengah antara laki-laki kanan-kirinya juga ikut bergerutu.

“ Sebel banget gua dah sama Tiffany apalagi sama si sapi bengek!”. Wanita berkurudung ini –Thea- mengingat kejadian dikelasnya tadi . Dia tahu bahwa musuhnya-Tiffany-lah yang menaruh lem dikursi gurunya dan diletakkan dibawah kolong mejanya agar ia dituduh melakukan perbuatan yang memalukan gurunya itu.

“ Gue sebel juga sama Jessica yang nukerin lembar pr gue sama punyanya!.” Oh? Wanita berkuncir kuda ini- Sulli-juga mengingat siapa yang menukarkan soal jawabannya.

“ Iss..gue sebel sama yang jadi SETAN!.” Laki-laki yang ada disamping kiri Thea-Sehun- sedikit menghentakkan kaki kanannya ke bumi karena ia kesal kepada setan yang telah menakut-nakutinya tadi.

Sontak semua menoleh kearah Sehun. Apakah ada setan didalam kelas sepagi ini?

“ Setan apaan Hun?.” Luhan yang berada tepat disampingnya itupun segera menanyakannya dan juga menoleh. Mereka semua juga ikut menoleh kearah Sehun yang sepertinya aneh karena Sehun menyebut kata ‘setan’.

“ Tau tuh! Gue dikerjaiin masa sama setan-jadi-jadian -_-! So gue kaget dan akhirnya gue dihukum..” Sehun menceritakan sedikit mengapa ia bisa dikeluarkan. Benar..Sehun dikeluarkan dari kelas karena ia menyebutkan ‘setan’ di depan Bu gurunya saat pelajaran memberi tanggapan.

“ Gue malah dituduh yang narok kelereng didepan kelas.. padahal gue abis dari kamar mandi tuh.. gue kaget juga kenapa kelereng gue bertebaran dimana-mana yaudah gue ambil. Eh? Gue disalahin deh -_- .” Luhan menceritakannya sesuai apa yang ia ingat tadi.

“ Huh.. gue juga masa!..padahal gue mau berdiri aja susah banget..ternyata oh ternyata,Nih..! nempel di kursi gue sampai-sampai pas gue udah kelepas malah melorotin celananya -_-.” Kai menunjukkan bokongnya-lebih tepatnya celananya juga- yang terbekas rekatan dari permen karet.

Semua nya juga langsung berpaling kearah bokong-atau lebih tepatnya celana bagian belakang Kai yang memang berbekas bewarna merah muda .

“ Emang lu melorortin punyanya siapa? Kok bisa dihukum gitu?”. Sehun masih diposisinya. Melihat kebelakang untuk melihat bokong Kai.

“ Melorotin guru gue.. lagi pelajaran Kimia..Pak Gibran -_-“ Kai  mengakuinya. Ia benar-benar ingat bahwa  celana boxer gurunya adalah si monyet Milo dengan latar belakang warna merah.

“ Gue lebih parah… Bu Jaya. Udah serem kayak nenek lampir , eh malah nambah lagi kayak nenek-nenek keserupan -_- Serem ego gue liat emosinya..pengen gitu rasanya cabut dari pelajarannya tadi” Dewi Fortune masih belum mengabulkan permintaanmu nak. Sehun mengingat-ingat wajah marah dari gurunya . Menurut Sehun , Beliau jika marah seperti nenek lampir, bahkan jika ditanya saja, jantung anak-anak yang ia ajari pun juga hampir copot.

“ Ooo.. gue Pak Hajib masa! Pastinya gue disuruh bikin 5 lembar jawaban -_- dikira tangan gue kayak mesin ketik apa “ Sulli ikut menambahkan tentang guru yang sedang mengajarinya tadi.

“ Gue Pak Nasrul..Gue diceramahin panjang lebar ego sama Pak Nasrul. Mulutnya kayak kereta express yang siap terjun kejurang” Mereka kembali keposisi mengahadap lurus dan hormat kepada sang bendera merah putih. Luhan mendecak kecil.

“ Hahah.. gue lebih parah. Pak Hadit woy! Pasti nanti gue di suruh ngepel kelas sebelum pulang sekaligus dipanggil keruang gurunya ngerjain kata-kata ‘mutiaranya ‘ 5 lembar bolak-balik..dan eh-elo anak baru ya? “ Thea yang baru menyadari disamping Sulli ada seorang anak laki-laki yang juga ikut hormat sama seperti mereka. Tapi, anak laki-laki ini tinggi. Semua nya yang mendengar perkataan Thea tadi juga ikut melihat siapa anak laki-laki yang ikut ( juga dihukum ) sama seperti mereka. Anak laki-laki yang disamping Sulli merasa dipanggil oleh seseorang itupun langsung menoleh kearah kiri menatap Thea dan lainnya.

Author P.O.V Pause..

Gue Kris. Nama panjang gue Muhamad Krisanto Ryan. JANGAN PANGGIL GUE KERIS! Gue bukan alat yang bisa nyantet orang atau yang biasa mbah dukun jampe-jampein orang! Jangan panggil gue juga Ryan karena itu adalah nama bapak gue tercintah :*. Saat itu, gue lagi pelajaran olahraga, lalu tiba-tiba gue di jewer sama pak Joko gara-gara gue disangka yang nimpukkin bola basket ke beliau. Padahal gue mau masukkin bola ke ring,malah yang dapet jeweran -_-. Oh iya.. ngomong-ngomong juga nih, pas banget gue mau lompat. Jadinya kecantol duluan sama Pak Joko. This is my flashback…

Flashback on!

“ Kris! Tangkep!”

Hap! Gue menangkap lemparan yang dilempar oleh Lay, si cowok tampan dengan lesung pipitnya yang cetar membahananya. Lo pada tau gak sih? Gak tau? Oke gue kasih tau. Gue sebenarnya takut kalo masukkin bola ke ring.

“ Udah ayo! Lu pasti bisa! “ Lay masih disebrang menyemangati gue yang masih mematung melihat bola basket ditangan gue. Oke , gue menelan ludah gue perlahan-lahan.Saat gue mau lompat dan memasuki bola basket. Tiba-tiba..

“ ANAK BANDEL! SOPAN SEKALI TIDAK MEMINTA MAAF KEPADA GURU! “ Gue meringis kesakitan dan menjatuhkan bola basket yang ingin gue lempar ke tanah. Lay pasti kaget juga kenapa tiba-tiba Pak Joko ngejewer gue.

“ A-A-A-ADUH-DUH Pak.. sakit..” Gue rasa,telinga gue hampir copot.

“ Kenapa kamu tidak minta maaf hah?! Berani kamu ya lari dari tanggung jawab!” Tanggung jawab apaan juga. Oke, disini kuping gue pasti mau sobek .

“ Eh-eh.. sa-saya tidak tau apa-ap A-AAW! PAK SUER SAYA GAK TAU APA-APA!” pak Joko semakin menjewer telinga gue.

“ Bohong! Sudah jelas hanya kamu yang memegang bola dan pasti kamu yang menimpuk saya dengan bola ini kan?!” Hah?! FITNAH! Gue aja main sama Lay kok!

“ Hah? Nimpukkin bapak? AWW?! “ Telinga gue pasti saraf-sarafnya udah putus nih gara-gara ditarik terus sama Pak Joko.

“ SINI! Ikut bapak! “ Semakin beliau membawa gue, semakin juga kuping gue sakit karena ketarik. Lay hanya diam disana dan menatap gue kasihan.

Pak Joko membawa gue ketengah-tengah lapangan. Disitu terdapat 5 orang anak yang sedang berdiri disana sambil hormat menghadap tiang bendera. Mereka sedang menoleh kearah anak laki-laki yang sedang memperlihatkan bokongnya sambil hormat. Ada 2 wanita dan 3 laki-laki. Wow.. ada yang berkerudung juga ternyata. Tepat disamping perempuan berkuncir kuda itu.

“ Kamu saya hukum seperti mereka..! sampai ISTRIHAT! SAMA! SAMBIL HORMAT!” Pak Joko melepas jeweran kuping gue. Gue langsung memegang kuping kanan gue yang sehabis dijewer tadi. Gue yakin Pas gue dijemur.. abis istirahat kayak ikan asin.

“ Guru olahraga kamu siapa?! “ Pak Joko mengacak pinggangnya.

“ Pak Yusir..” Gue menjawab pelan namun dapat terdengar oleh beliau.

“ Saya akan minta izin bahwa kamu saya hukum! Sekarang .. cepat! Kesana…! berdiri disamping anak perempuan yang berkucir dua itu.” Oke, Gue harus melaksanakan hukumannya.

Gue berjalan menuju dimana anak-anak itu sepertinya sedang menceritakan mengapa mereka dihukum. Mereka tidak sadar,bahwa gue sudah bergabung dengan mereka. Tepat di samping perempuan berkuncir kuda ini. Gue langsung aja hormat dan menatap bendera merah putih yang berkibar-kibar sesekali tertiup angin.

“….sebelum pulang sekaligus dipanggil keruang gurunya ngerjain kata-kata ‘mutiaranya ‘ 5 lembar bolak-balik..dan eh-elo anak baru ya?” Kayaknya ada yang manggil gue. Dan Akhirnya gue menoleh kearah anak perempuan yang berkerudung itu dan diikuti oleh yang lainnya termasuk yang ada disamping kiri gue ini.

Flashback Off

Author P.O.V Play on..

“ I-iya..” Kris menjawab ragu-ragu. Mengapa Thea tau bahwa ia adalah anak baru?

“ Pantesan .. muka lu agak asing, gue belum pernah liat lu dari kelas satu dulu..” Kris bukan orang asing seperti alien kan?

“ Iya.. gue dari Jakarta-“

“ Jauh amet?” Sehun yang mendengar kata-kata Kris tadi langsung membelalakan matanya yang tertutup bayangan oleh tangan kanannya yang sedang melakukan hormat.

“ AHAY! Gue punya temen Jakarte lagi akhirnye! Cihuy!” Thea merentangkan satu tangannya ke udara yang selama ia biarkan disamping badannya itupun dengan senang tanpa melepaskan hormatnya.Semuanya bergantian menatap Thea yang lagi bersenang-ria tak jelas.

“ Emang lu dari Jakarta asli?” Kai membuat Thea berhenti merentangkan tangannya keudara.

“ Yoi! Gue dari Jakarta.. gue juga sama saudara gue.. namanya Tao.” Mereka ber-oh-ria tak terkecuali Kris.

“ Kenapa lu dihukum? Apa gara-gara lu gak bisa main bola kasti? Sama Pak Yusir?” Luhan bertanya karena sedari-tadi ia heran mengapa Kris memakai baju olah raga. Oh iya-ya-ya. Luhan pernah dihukum seperti ini karena tidak bisa bermain kasti dengan benar.

” Gue disangka nimpukkin bola ke pak Joko..padahala gue lagi mau masukkin bola-.” Thea , Luhan, Sulli , Sehun dan Kai pun tertawa ria saat Kris sudah menyelesaikan kalimatnya itu. Kris mengernyitkan dahi karena ia bingung. Apakah ada yang lucu?

” GAK NYANGKA PAK JOKO BISA KENA TIMPUKKAN BOLA APALAGI BASKET! BWAHAHAHAHA! ” Thea memegangi perutnya dengan tangan kirinya yang bebas ia gerakkan kemanapun ia mau asalkan tangan kanannya masih bertugas untuk hormat.

” Guru bogem aja bisa juga ya kena kembarannya? BWAHAHAHAH! ” Kris bingung apa yang dimaksudkan Luhan. Memang, Beliau yang menghukumi Kris itu gemuk.

” Emang kenapa sih? kok kalian ketawa begitu? ada yang lucu ya? ” Semuanya mengusap muka mereka-karena mereka semua menangis saat tertawa-.

” Heheheh..ada deh , kalau udah sering liat kelalukannya Pak Joko setiap hari, pasti kamu ngakak sendiri deh..” Sehun menyegir ria kehadapan Kris. Oke, Kris hanya ber-oh-ria.

“ Ekhm! Kalau begitu kenalin..nama gue Alethea..panggil gue Thea-.” Thea menggantikan tangan kanannya menjadi berjabat tangan kesamping-lebih tepatnya keaatas kepala Sulli- untuk memperkenalkan diri kepada Kris . Tangan kirinya menggantikan posisi tangan kananya yang berposisi hormat. Kris masih melihati tangan Thea yang mengulurkan untuk tanda perkenalannya kepadanya.

“ APA? ALE-ALE CAMPUR TEH?”

PLETAK!

“ Kuping lu denger kagak sih! GUE THEA! ALETHEA NAMA PANJANG  GUE!”  Thea menjitak kepala Sehun sambil berkacak pinggang. Tangannya yang seharusnya berjabat tangan kepada Kris terdahului oleh jitakkan untuk Sehun. Sehun hanya meringis kesakitan dan memegangi kepalanya yang baru saja dijitak oleh Thea.

“ Oke..kita lanjutkan. Nama gue Alethea. Lu bisa manggil gue Thea okay? Kelas 11-F!” Thea kembali mengulurkan tangannya ke Kris. Okay.. Kris tersenyum canggung karena Thea memamerkan senyuman manisnya.

“ Kris..Kelas 11-G”Akhirnya Kris menerima perjabatan tangan. Selanjutnya Sulli memperkenalkan diri ke Kris, si pendengar buruk-pura-pura- Sehun juga berjabat tangan kepada Kris sekaligus memperkenalkan dirinya, Luhan dan Kai pun juga ikutan seperti mereka bertiga.

“ Nama gue Thea kelas 11-F.. nama lu siapa?” Thea segera mengulurkan tangannya lagi ke Sulli dengan perkenalan yang ramah.

“ Gue Sulli, salam kenal ya..Gue dari 11-E” Sulli memperkenalkan dirinya dengan ramah sesuai perkataan yang  seperti Thea tadi memperkenalkan dirinya kepadanya.Sulli berjabat tangan kepada Sehun juga untuk memperkenalkan diri. Thea berbalik menghadap Sehun dan  Sulli masih melanjutkan memperkenalkan dirinya kepada Luhan dan Kai.

“ Lu siapa? Gue Thea, Jangan panggil gue Teh kalau lu gak mau gue tendang ke ujung planet Jupiter..Kelas 11-F.” Kali ini ia memasang muka datarnya sambil mengulurkan tangan kanannya.Sehun memandangin tangan Thea yang terulur dihadapannya sambil melihat sorotan muka datarnya yang terumpati dibawah tangan kirinya yang menjadi pelindung dari cahaya matahari yang terik itu.

“ Se-sehun..hehehe.. gue kembarannya Tom Cruise-Kelas 11-H.” Sehun menyengir sesaat sambil membalas jabattan tangan Thea.

“ OH? Jadi lu nganggep gue Tom Cruise? Bagus deh kalo gitu..” Sehun menoleh kearah Luhan. Lalu Sehun segera melepas jabtan tangannya dari Thea.

“ ENAK AJA! LU BUKAN TOM CRUISE! ENAK AJA NGAKU-NGAKU TOM CRUISE..KAGAK BISA!” Sehun mengelak pernyataan yang Luhan berikan. Thea hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.Ia langsung maju satu langkah agar ia bisa dekat dengan kedua anak laki-laki yang belum ia kenal –Luhan dan Kai-.

“ Hai! Nama gue Thea..asli dari Jakarte, Kelas 11-F.. Nice to meet you to are^^.” Ekspresi Thea sekarang berubah lagi menjadi tampang ceria dengan senyum manisnya yang khas serta menyipitkan matanya lagi sehingga membuat eyes smile. Pertama ,Thea mengulurkan jabatan tangan ke Luhan .

“ Hai manis! Nama gue Luhan! Mantan pacarnya Kristen Stewart! Asli dari Bandung kelas 11-D.. Nice to meet you to^^.” Luhan juga membalas jabatan serta ekspresi cerianya seperti Thea. Oke..Luhan berjabat tangan dengan Thea. Sehun menggerutu tidak jelas sebab Luhan diberi ekspresi ceria oleh Thea. Luhan? Kau menganggapnnya gula sehingga ia dibilang manis?

“ Gue Kai! Asli Madura..Kelas 11-C! salam kenal!” Kai mengulurkan tangan kanannya agar Thea bisa berkenalannya. Thea dengan senang hati mengulurkan tangannya juga untuk berjabat tangan dengan senyum manisnya.Kai yang sudah berkenalan dengan Thea pun  bergantian ikut berkenalan dengan Luhan.

“ Ini Sehun.. anak yang suka ngaku-ngaku jadi Song Joongki padahal masih cakeppan Choi Siwon dari pada Song Joongki..dan anak yang tidak mau mengakui kembarannya sendiri.” Luhan memperkenalkan Sehun kepada Kai. Betapa sinisinya tatapan Luhan kepada Sehun.

“ Kalian kembar?” Sulli bertanya kepada Luhan seraya menengoknya dari tempat posisinya. Thea segera kembali ketempatnya semula. Mengubah tangan kanannya seperti posisi awal dan menghadap sang merah putih.

“ Iya..kita berdua kembar. Kenapa? Beda ya? Jelas gue kembaran nya Song Joongki dan kembaran jauhnya Tom Cruise.” Luhan mendesah. Anak ini tidak mau mengakui bahwa Luhan kembarannya. Semuanya hanya menggelengkan kepalanya sebentar dan menghadap bendera merah putih lagi. Semilir angin menghembuskan mereka semua sehingga sang bendera merah-putih berkibar membentangkan seluruh warnanya. Memamerkan polosnya warna merah yang berarti adarah dan putih adalah tulang. Menggantikan panas matahari yang sedari-tadi menerangi mereka.

“ Ngomong-ngomong.. kalau ada semilir begini.. serasa beneran hormat diistana presiden.” Thea menghirup semilir angin yang menerpainya.

“ Gue juga kayak  berada dijaman nya pertama kali Indonesia merdeka.” Mereka semua menengok kearahnya. Ya..itulah yang Thea rasakan. Angin yang menerpainya seperti membawanya kezaman penjajahan Belanda yang sudah bebas merdeka.

“ Iya..hidup pertama merdeka itu..serasa ada angin kebebasan yang sudah dibiarkan oleh penjajah yang lama terkurung.” Kris menimpalinya. Thea menengok kearahnya dan tersenyum singkat. Semuanya juga seperti mereka berdua. Menikmati dan menghirupi semilir angin yang diberikan oleh Tuhan. Mereka semua kembali lagi menghadap sang merah-putih yang berkibar.

“ Kemerdekaan itu..salah satu angin kebebasan yang harus kita gunakan sebagai rasa

Bersyukur kita kepada Tuhan yang masih membantu kita untuk melawan

Penjajah-penjajah pergi dari negara ini agar kita mendapatkan hak yang seharunya menjadi hak Kesatuan yang subur ini..Indonesia”-Kris.

TO BE CONTINUED..

HUAH!!! PROLOG ALIAS CHAPTER PERTAMA TERBIT!#narirogukkobarengsuju.Haha.. Mereka semua apes banget ya ._. . Oh iya Jika ada kesamaan juga dalam cerita yang pernah kalian lihat, mohon dimaklumi, sebab..itulah jalan pemikiran saya. Saya tidak bermaksud memplagiat cerita..tapi ini memang seperti itu..Sekali lagi mohon dimaafkan ya#bow.

Comedy nya kayaknya garing ya? Maaf ya.. Insyaallah dibuat lucu lagi .. walaupun garing -_-.

SEE YOU IN NEXT FF/NEXT CHAPTER^^!

Next Chapter :

MENYANYI?! ( Dilema Thea )

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s